CARA INSTALASI REDHAT LINUX 9



Proses Instalasi

Proses instalasi yang akan dijelaskan disini menggunakan CD-ROM
sebagai file master Redhat Linux 9 yang terdiri dari 3 CD. Proses ini
dipilih karena lebih sering digunakan dan persiapan yang dilakukan
cukup mengubah setting bios pada boot sequence dengan
menempatkan CD-ROM pada urutan pertama.
Untuk melakukan
pengaturan BIOS tekan tombol Delete pada keyboard pada saat
komputer pertama kali booting sehingga muncul tampilan sebagai
berikut :


Gambar 1. Menu Pengaturan BIOS Komputer

Pilihlah menu Advanced BIOS Features sehingga akan muncul tampilan
setting BIOS sebagai berikut :



Gambar 2. Tampilan Mengatur Boot dari CD

Setelah melakukan setting BIOS masukkan CD #1 Master Linux Redhat
9 lalu komputer di restart sehingga komputer akan booting dari CDROM.
Setelah komputer booting dari CD, maka akan muncul menu
tampilan pemilihan mode instalasi seperti gambar di bawah :


Gambar 3. Menu Pilihan Mode Instalasi

Pilihlah mode install Red Hat Linux in Graphical mode dengan
menekan tombol <ENTER> di keyboard. Komputer akan memunculkan
menu pilihan untuk mendiagnosis CD master Linux Redhat 9 apakah
kondisinya baik atau tidak. Jika anda tidak ingin melakukan diagnosis
pilih [Skip] untuk melanjutkan proses instalasi.


Gambar 4. Menu Pilihan Chek CD


Gambar 5. Menu Proses Cek CD

Komputer akan mengecek hardware komputer dan mendeteksi secara
otomatis periperal yang digunakan. Dan setelah selesai akan muncul
menu Welcome screen sebagai berikut :


Gambar 6. Tampilan Selamat Datang pada Instalasi Redhat 9

Pilih tombol Next untuk melanjutkan proses instalasi sehingga akan
muncul menu pilihan bahasa sebagai berikut :


Gambar 7. Pemilihan Bahasa

Pilih bahasa untuk proses instalasi yang familiar (English) lalu tekan
tombol Next sehingga akan muncul tampilan sebagai berikut:


Gambar 8. Pemilihan Konfigurasi Keyboard

Pilih konfigurasi keyboard yang sesuai (U.S. English) lalu tekan tombol
Next


Gambar 9. Pemilihan Konfigurasi Mouse

Pilih mouse sesuai dengan mouse anda lalu tekan tombol Next untuk
melanjutkan instalasi. Setelah itu akan muncul tampilan untuk menu
pilihan instalasi.


Gambar 10. Pemilihan Instalasi atau Upgrade

Jika komputer yang akan diinstal belum mempunyai sistem operasi
Linux Redhat sebelumnya maka pilih Install, jika sudah terdapat
sistem operasi Linux Redhat versi sebelumnya dapat dipilih Upgrade
maupun Install lalu tekan tombol Next


Gambar 11. Pemilihan Kustomasi Instalasi

Pilih menu pilihan jenis instalasi yang ingin dilakukan dalam hal ini
tentu saja Server atau Custom.


Gambar 12. Partisi Hard Disk

Pilih menu Automatically Partition untuk melakukan partisi secara
otomatis atau Manually partition With Disk Druid jika diinginkan partisi
secara manual.


Gambar 13. Partisi Hard Disk Secara Otomatik

Jika dipilih menu Automatically Partition maka akan muncul tampilan
seperti di atas. Pilih menu Remove all Linux partition atau yang lain
sesuai kebutuhan. Jika hard disk masih kosong dan belum dipartisi
maka Redhat akan melakukan partisi.


Gambar 14. Partisi Hard Disk Secara Manual

Jika anda memilih partisi secara manual akan tampak seperti pada
gambar di atas.

Gambar 15. Partisi Hard Disk Secara Otomatis

Untuk menambah partisi jika diinginkan dapat dilakukan dengan
memilih menu add partition.


Gambar 16. Boot Loader

Boot loader merupakan software yang pertama kali dijalankan ketika
komputer pertama kali dinyalakan. Software ini berfungsi pada saat
loading dan transfer control untuk mengoperasikan sistem kernel
software.

Pengaturan boot loader mempunyai peranan yang penting jika
komputer yang akan diinstal mempunyai sistem operasi lain maka kita
dapat memilih booting dengan sistem operasi yang mana.
Redhat 9 menyediakan dua software boot loader yaitu GRUB dan LILO.


Gambar 17. Konfigurasi Jaringan

Sistem operasi Redhat Linux memerlukan setting konfigurasi jaringan.
Program instalasi secara otomatis akan mendeteksi jenis network
device yang sesuai. Selanjutnya masukkan alamat IP dan netmask. Di
sini terdapat pilihan secara otomatis melalui DHCP atau secara manual.

 
Gambar 18. Pengaturan IP Address Secara Manual


Pengaturan IP Address harus disesuaikan dengan desain jaringan yang
akan dibuat sehingga pengaturannya dapat dilakukan kemudian pada
saat pengaturan jaringan.


Gambar 19. Konfigurasi Firewall untuk Keamanan

Untuk meningkatkan keamanan komputer pada network, Redhat Linux
menyediakan Firewall Protection. Kita dapat memilih tingkat keamanan
yang diiginkan seperti pada gambar di atas.
Di sini disediakan 3 tingkat keamanan yaitu
· High
Tingkat keamanan ini hanya membolehkan koneksi sesuai dengan
default setting sehingga hanya dapat melakukan koneksi dengan
DNS replies dan DHCP
· Medium
Tingkat mediium memberikan batasan-batasan koneksi terhadap
source tertentu dalam sistem.
· No Firewall
Pemilihan tingkat keamanan No Firewall dapat dilakukan jika yakin
bahwa sistem berada dalam jaringan yang dapat dipercaya.


Gambar 20. Pemilihan Bahasa

Pilihlah bahasa yang akan digunakan


Gambar 21. Pengaturan Waktu

Pengaturan waktu harus dilakukan agar waktu yang ditunjukkan pada
komputer sesuai dengan tempat dimana komputer diletakkan. Setelah
pengaturan waktu selesai dilakukan maka akan muncul tampilan
sebagai berikut :

Gambar 22. Pengaturan Password Root

Setelah proses instalasi maka akan muncul setting pasword root
(administrator jaringan). Pada proses ini diperlukan pengaturan
pasword root (administrator). Proses ini sangat penting di dalam
sistem operasi jaringan karena hanya pada level inilah hak akses total
dapat dilakukan.
Disamping root, dapat juga ditambahkan user yang dapat
menggunakan sistem ini dengan pasword sebagai user.


Gambar 23. Autentifikasi Pengguna


.

0 komentar:

Poskan Komentar